Jangan Buru Keramat, Carilah Ilmu

Mbah Maimun Zubair 'muda' saat ngaji dengan Musnid Ad-Dunya Syaikh Yasin bin Isa al-Padani (Foto: Istimewa)


Lituros | KH Maimun Zubair dalam pengajian rutin Tafsir Jalalain di Pondok Pesantren Al Anwar Sarang Rembang, Ahad, 3 Maret 2019, menegaskan, bangsa Arab yang asalnya terjajah, setelah kedatangan Nabi Muhammad menjadi negara Merdeka yang melimpah rizkinya.

Hal ini karena bangsa Arab menyerap ilmu Nabi Muhammad SAW sehingga mereka mampu mengubah keadaan Dari era kegelapan Dan kebodohan menuju era yang berbasis pengetahuan Dan peradaban.

Hal ini berbeda dengan sejarah Islam di Indonesia, khususnya di Jawa. Setelah kedatangan Islam, justru bangsa ini yang sebelumnya Merdeka menjadi terjajah. Hal ini Tidak lepas dari Orientasi masyarakat yang lebih suka Keramat Dari pada ilmu.

Maka, spirit ilmu ini Harus dihidupkan kembali supaya Islam mampu membawa bangsa ini menuju gerbang kemajuan Dan Kebangkitan. Para santri Harus aktif mengkaji ilmu para Ulama yang mencerahkan akal dan mendekatkan diri kepada Allah.

Perkembangan ilmu pengetahuan Dan teknologi tanpa diimbangi ilmu Agama akan membuat orang justru bodoh (bento) karena semakin jauh dari Allah. Dengan ilmu Agama yang memadai, seorang mampu membaca Al Qur'an, memahami isinya, merenungkan makna-maknanya, Dan meneladani perjuangan Nabi Dan para sahabat yang gigih memperjuangkan Islam.

Sarang, Ahad, 3 Maret 2019
Oleh Jamal Pati

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jangan Buru Keramat, Carilah Ilmu"

Post a Comment