![]() |
| Foto: Istimewa |
Lituros | Pada Pemerintahan Kholifah Al Ma'mun, ada Ulama Mu'tazillah yang benci dengan Beliau Imam Al Ghazali dan dengan didukung Kholifah, ia memerintahkan agar semua orang yang mempunyai Kitab Ihya' Ulumuddin harus membakar Kitab tersebut.
Pada akhirnya Allah Swt membuka siapa sebenarnya Al Imam Ghazali, melalui mimpi-mimpi Ulama-Ulama besar dan para Shalihin di zaman itu. Di antaranya mimpi Murid Beliau yang amat terkenal, yaitu Al Imam Al Haromain. Murid Beliau bermimpi, saat Nabi Musa As kalah debat dengan Imam Al Ghazali.
Selanjutnya Murid Imam Al Ghazali itu menceritakan tentang mimpinya, bahwa saat Nabi Musa As duduk dengan Rasululullah Saw, Lalu Nabi Musa ingin tahu kualitas Ummat Nabi Muhammad yang begitu di Puji Oleh Allah Swt.
Lalu Nabi Saw memanggil Imam Al Ghazali dan terjadilah debat, hingga Nabi Musa mengakui keistimewaan Ummat Nabi Muhammad Saw.
Akhirnya keluarlah perkataan Nabi Musa As :
علماء امتي كاالانبياء بني الاسرايل
"Sungguh Ulama-Ulama Ummat Nabi Muhammad itu menyamai para Nabi di Bani Isroil dalam Ilmu".
Akhirnya Nabi Musa pun mengatakan :
"Hanya satu saja ummat-mu ya Rasulullah bisa mengalahkanku. Bagaimana jika seluruh Ulama ummatmu bersatu, maka tidak akan lagi Allah menciptakan Neraka."
Disyarahkan dari Buku Ihya Ulumiddin Karya: Imam Al-Ghazali

0 Response to "Nabi Musa a.s Mengakui Keunggulan Umat Nabi Muhammad Saw Melalui Imam Al-Ghazali"
Post a Comment