Syarah Hikam Mbah Sholeh Darat

Foto: Istimewa


مِنْ عَلاماتِ اتِّباعِِ الهَوى المُسارَعَةُ إلى نَوافِلِ الخَيْراتِ، وَالتَّكاسُلُ عَنِ القِيامِ بِالواجِباتِ

" Diantara tanda mengikuti hawa nafsu adalah bersegera melakukan amalan sunnah dan malas menunaikan kewajiban "

Sebagian tanda seseorang yg suka menuruti hawa nafsunya adalah bersegera melaksanakn ibadah sunnah dan malas melaksanakan ibadah wajib.

Orang seperti ini termasuk jenis orang yg mudah melakukan perkara bathil dan berat melakukan sesuatu yg hak, dan ini yg terjadi pada kebanyakan manusia. Merasa berat melakukan taubat dari haqqulloh dan haqqul adami, tidak meminta kehalalan kepada orang yg telah di gunjingkan, padahal meminta halal kepada orang yg telah diambil haknya itu hukumnya fardlu ain.

Mereka justru sibuk melakukan ibadah sunnah, sholat sunnah, puasa sunnah, berkali-kali berangkat ke Mekkah utk menunaikan ibadah haji sunah, meninggalkan yg berhukum fardlu ain yaitu bermujahadah /memerangi nafsunya. Padahal jika manusia sibuk melaksanakan ibadah yg fardlu ain, maka ia tidak akan sempat melaksanakan ibadah sunnah.

Manusia pada umumnya merasa berat menunaikan ibadah wajib. Sebab, dalam melaksanakan ibadah fardlu itu tdk bisa menaikkan derajatnya dalam pandangan masyarakat, berbeda apabila melaksanakn ibadah sunnah maka kemungkinan besar ia akan terkenal dan mendapat selisih kedudukan dari orang lain, dan inilah yg di inginkan oleh nafsu amaroh.

Dikutip dari Buku Syarah Al-Hikam Karya KH. Sholeh Darat

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Syarah Hikam Mbah Sholeh Darat"

Post a Comment